Jogja Impact Forum: Aksi Nyata untuk Yogyakarta

Jogja Impact Forum: Aksi Nyata untuk Yogyakarta

Blog
Kami percaya bahwa terwujudnya Indonesia yang lebih baik ditopang kekuatan-kekuatan dari daerah. Kami memulai inisiatif sederhana dari Jogja. Di Jogja Impact Forum kami bersatu dalam kolaborasi, kerja sama dan gotong royong untuk kebaikan Jogja. Bersatu dan memberi manfaat, nyawiji lan migunani. Jogja Impact Forum (JIF) adalah komunitas penggiat kewirausahaan / aksi sosial yang fokus pada usaha bersama untuk mewujudkan Jogja yang lebih baik. JIF diharap menjadi wadah terciptanya ekosistem untuk menumbuhkan dan mengembangkan kewirausahaan sosial di Yogyakarta. Mari bergabung dalam acara Launching dan Diskusi Perdana Jogja Impact Forum: Aksi Nyata untuk Jogja Waktu: 08.00 – 11.30 WIB Hari/Tanggal: Sabtu, 6 Mei 2017 Tempat: Padepokan ASA, Wedomartani, Ngemplak, Sleman Pembicara dan moderator: - Romy Cahyadi, Executive Director of UnLtd Indonesia - Sugeng Handoko Purba, Director of Sentra Pemuda Taruna Purba Mandiri,…
Read More
Learn from Your Food and Drink

Learn from Your Food and Drink

Blog, Farmer Story
Minggu 23 April 2017, Agradaya kedatangan 50-an anak-anak dari anggota Interact Rotary District 3410 Indonesia. Mereka belajar mengenal dari mana asalan makanan yang mereka konsumsi setiap harinya. Berinteraksi dengan para petani dan terlibat dalam kesibukan harian para petanu. Pagi hari berangkat bersama menuju lahan persawahan. Ikut menanam padi, membersihkan rumput, merawat dan memelihara tanaman hingga ikut panen cabai, tomat dan buncis. Menjelang siang anak-anak menuju rumah petani. Diajak terlibat untuk memberi makan kambing dan sapi, berkeliling pekarangan, mengambil ikan di kolam sampai dimasak bersama. Di sore hari, anak-anak belajar membuat olahan pangan dari bahan lokal berupa tempe kedelai dan selai dari bahan buah markisa dan bunga rosella. Dalam seharian berkegiatan dan berinteraksi langsung dengan petani, anak-anak menyadari panjangnya proses alur makanan dari ladang hingga terhidang di atas meja makan mereka.…
Read More
Turmeric Latte

Turmeric Latte

Kunyit telah lama dikenal untuk mengobati sistem gastro intestinal tubuh kita. Kunyit membantu perut kita untuk menjaga tingkat keasaman pencernaan. Ada banyak cara untuk membuat olahan dari bahan dasar kunyit. Di resep ini kamu bisa menikmati kesegaran Turmeric Latte dengan campuran aneka rempah yang lain. Simak betapa mudah cara membuatnya berikut.[wpurp-searchable-recipe]Turmeric Latte - - Santan Kelapa Segar, Gula Kelapa, Kayu Manis, Turmeric Pwder Agra Natural Living, Ginger Powder Agra Natural Living, Kapulaga, Cengkeh, Campurkan semua bahan ; Masak dengan api kecil ; Perhatikan, jangan sampai santan pecah ; Jika sudah tercampur dan aroma sudah keluar, siap untuk disajikan! ; Taburkan gula kelapa bubuk secukupnya.; Bisa disajikan panas ataupun dingin.; - Santan kelapa bisa diganti dengan susu sapi, susu almond,  susu beras (rice milk)[/wpurp-searchable-recipe]
Read More
KABUMI: Belajar Mengeingkan Buah Menggunakan Rumah Surya

KABUMI: Belajar Mengeingkan Buah Menggunakan Rumah Surya

Blog
Hari Jum’at telah datang kembali. Itu artinya menjadi hari kumpul anak-anak KABUMI. Kelas kemarin sangat seru dan asyik. Anak-anak belajar mengeringkan buah menggunakan “Solar Dryer”. Menariknya, kegitan ini atas inisiatif dari anak-anak KABUMI sendiri. Mereka penasaran dengan kakak-kakak divisi R&D yang pernah mengeringkan buah naga, kweni, salak, dll. Sebelum kegiatan iris-mengiris dimulai, Kak Ida memberikan pengetahuan awal tentang pengeringan buah. “Emang buah kering bisa dimakan Kak?” tanya anak-anak penasaran. Kemudian Kak Ida menjelaskan, selain awet buah kering juga tetap bergizi. “Biasanya dikonsumsi sebagai pendamping granola juga,” tambah Kak Ida. [caption id="attachment_411" align="alignnone" width="4800"]                       (Keasyikan anak-anak Kabumi mengiris buah)[/caption] [caption id="attachment_412" align="aligncenter" width="5152"]                                  …
Read More
[harkatnegeri.org] Berdayakan Masyarakat dengan Agradaya

[harkatnegeri.org] Berdayakan Masyarakat dengan Agradaya

Blog
Agradaya, community enterprise yang mengakomodir lini bisnis dan learning center berlokasi di Sleman. Organisasi ini didirikan oleh Andhika Mahardika dan Nurrachma Asri Saraswati. Pasangan suami istri ini memang terinspirasi dengan kehidupan di desa setelah menyelesaikan penugasan sebagai pengajar di daerah terpencil. Dika dan Asri ingin terus bermanfaat pada sekitar, akhirnya mereka mencoba untuk bergerak mengunjungi tokoh-tokoh yang sudah memberdayakan masyarakat. Akhirnya, kedua pemuda ini memutuskan untuk bergerak dibidang pertanian dengan pemberdayaan tanpa menghilangkan kearifan lokal. Impact Positif dari Community Enterprise Dimulai dari tahun 2014, kini Agradaya sudah berkolaborasi dengan 150 petani rempah-rempah di Sleman. Komunitas ini memberikan dampak signifikan dari keberadaan Agradaya,”Dahulu rempah mereka di jual dengan range harga Rp 500,00-Rp 1000,00 ke tengkulak, sekarang kami beli dengan harga range Rp 2000,00 hingga Rp 3000,00/kg” sambung Dhika. Kini agradaya memiliki…
Read More
KABUMI: Asyiknya Belajar Membuat Selai Markisa

KABUMI: Asyiknya Belajar Membuat Selai Markisa

Blog
Bisa memasak sendiri sekaligus menikmati hasilnya memberikan kepuasan tersendiri bagi anak-anak KABUMI. Kemarin sore, kumpul KABUMI sangat seru! Diisi dengan kelas belajar membuat selai markisa. Menjadi sangat asyik karena ini adalah pengalaman pertama bagi mereka. Anak-anak dikenalkan membuat olahan pangan yang memanfaatkan hasil kebun sendiri. Buah markisa cukup melimpah di kebun kami dan sangat digemari anak-anak. Kemudian muncullah ide untuk mengenalkan membuat olahan pangan selai markisa yang lezat, sehat, dan bergizi. Kegiatan ini dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok dengan campuran gula pasir dan kelompok lainnya campuran gula semut. Tujuannya mengenalkan gula semut yang lebih sehat daripada gula pasir. Betapa antusiasnya anak-anak saat mengeruk markisa, menambahkan gula dan air, mengaduk, hingga menunggu matang.  “Kapan dinginnya kak, perasaan sudah dari tadi?” tanya salah satu anak tak sabar mencicipi selainya yang sudah matang.…
Read More
KABUMI: Belajar Reaksi Bunga Telang dan Bermain “Gobag Sodor”

KABUMI: Belajar Reaksi Bunga Telang dan Bermain “Gobag Sodor”

Blog
Tak terasa, minggu ini adalah pertemuan Kabumi yang ke empat. Oh iya, Kabumi dilaksakanan seminggu sekali setiap hari Jumat pukul 14.30-16.30 WIB. Pada minggu sebelumnya anak-anak Kabumi telah belajar tentang vertikultur menggunakan gelas mineral bekas dan menyemainya dengan benih kangkung, selada, bayam, dan buncis. Hal rutin yang dilakukan anak-anak sebelum melakukan kegiatan belajar inti adalah mengaji. Tujuannya tak lain untuk membiasakan anak-anak agar senantiasa mengingat Tuhannya di segala kondisi. Tak kalah menyenangkan, minggu ini anak-anak belajar kimia sederhana mengenai reaksi bunga telang hasil kebun depan. Kegiatan ini dibimbing oleh Mbak Ida dari Tim R&D. Masih menggunakan botol air mineral bekas, anak-anak mulai menyeduh bunga telang kering dengan air hangat. Yang menjadi riuh, ketika warna air bunga telang berubah menjadi ungu (ada juga yang pink) setelah diberi air perasan jeruk nipis. Dan…
Read More
Menelusuri Pringtali

Menelusuri Pringtali

Blog, Farmer Story
Pringtali, dusun dimana salah satu kelompok mitra petani rempah Agradaya berada. Sebuah dusun yang terletak di Perbukitan Menoreh dengan segala macam kearifan lokalnya. Secara administratif berada di wilayah Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Butuh 2 jam perjalanan (dari kota Yogyakarta) untuk sampai ke dusun ini. Meskipun dengan jalan yang berliku dan naik turun, namun cukup mudah untuk menemukannya. Terletak tepat di bawah kawasan wisata yang sedang berkembang yakni air terjun Kedung Pedut. Sulitnya akses perjalanan menuju ke sana sebanding dengan pemandangan alam yang indah dan keramahan penduduknya. Tebing-tebing nan hijau yang menjulang, beraneka ragam flora, beberapa air terjun kecil di sepanjang perjalanan, serta derasnya aliran sungai Progo sungguh memanjakan mata bagi anda yang membutuhkan relaksasi.  Soal udara? Jangan ditanya, tentu sangat segar dan sejuk bebas polusi. Ketika musim cengkeh datang,…
Read More
Hackafarm Innovation Camp 2016

Hackafarm Innovation Camp 2016

Blog
  Pertanian menjadi salah satu sektor penting di Indonesia, dan menurunnya generasi penerus industri ini menjadi salah satu perhatian banyak pihak. Atas dasar tersebut dan permasalahan perubahan iklim yang membuat petani makin rentan terhadap berbagai perubahan lingkungan, Hackafarm Innovation Camp 2016 digelar di Yogyakarta pada tanggal 7 – 11 November 2016. Acara ini merupakan gabungan antara kegiatan hidup bersama petani di Planden, Sleman dan 36 jam non-stop Hackathon di Kulonprogo. Bekerja sama dengan Agradaya dan Indmira di Yogyakarta, acara ini diadakan oleh alumni beasiswa pendidikan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, dan juga bekerja bersama banyak pihak di industri pertanian dan teknologi lain seperti AgriProFocus, Kecipir, Mertani, Limakilo, Atnic, Siramin, Sekolah Tani Muda, Wikikopi, Sikumis, Domainesia, Mobileforce, dan lainnya. Kegiatan di Planden terdiri dari materi dari praktisi-praktisi pertanian serta petani…
Read More